Tugas Individu
Mata Kuliah Asesmen Pembelajaran Fisika
LAPORAN HASIL ANALISIS PENGUJIAN INSTRUMEN
TES
MUHAMMAD NURKHALIS
AGRIAWAN
H0417508
Kelas B
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SULAWESI BARAT
2018
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES
1.
Mengembangkan
spesifikasi tes
Spesifikasi
tes merupakan suatu uraian yang menunjukkan keseluruhan kualitas tes dan
ciri-ciri yang harus dimiliki oleh tes yang akan dikembangkan. Pengembangan
spesifikasi merupakan langkah awal yang menentukan dalam pengembangan perangkat
tes, karena apa yang menentukan pada langkah-langkah berikutnya sudah
dirancangkan dalam spesifikasi tes. Dalam mengembangkan spesifikasi tes
kognitif, terdapat beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan, di antaranya:
a.
Subjek
Satuan Pendidikan : SMA
NEGERI 1 TINAMBUNG
Kelas/Semester : X
Mia 2/ Genap
b.
Tujuan
Tujuannya adalah untuk menguji validasi
soal, rehabilitas soal, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal.
c.
Tipe soal
Tipe
soal yang di buat dan di uji adalah tes obyektif (pilihan ganda).
d.
Materi
Geak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah
Beraturan (GLBB)
e.
Jumlah soal
20
butir soal
f.
Kisi-kisi Tes
1)
Kisi-kisi Derajat Prioritas
KD
|
Indikator
|
Aspek Kognitif
|
|||
C1
|
C2
|
C3
|
C4
|
||
3.4
|
1
|
3
|
3
|
2
|
2
|
2
|
1
|
3
|
2
|
3
|
|
3
|
1
|
1
|
3
|
3
|
|
4
|
1
|
1
|
2
|
3
|
|
5
|
0
|
1
|
1
|
3
|
|
Total
|
6
|
10
|
10
|
14
|
|
Perbandingan aspek pikir
Mengingat : Memahami : Mengaplikasikan :
Menganalisis
(C1) (C2) (C3) (C4)
= 6 : 10 : 10 : 14
Bobot masig-masing
aspek pikir adalah
-
Aspek mengingat =
(6/40) x 100% = 15%
-
Aspek memahami =
(10/40) x 100% = 25%
-
Aspek mengaplikasikan = (10/40) x 100% = 25%
-
Aspek Menganalisis = (14/40) x 100% = 35%
100%
2)
Membuat kisi-kisi derajat
prioritas untuk memperoleh jumlah soal setiap aspek pikir dan KI-KD
Indikator
|
Aspek Kognitif
|
||||
C1
(15
%)
|
C2
(25
%)
|
C3
(25
%)
|
C4
(35
%)
|
Total item
|
|
1 (25%)
|
3
|
2
|
0
|
0
|
5
|
2 (10%)
|
0
|
2
|
0
|
0
|
2
|
3 (30%)
|
0
|
1
|
5
|
0
|
6
|
4
(15%)
|
0
|
0
|
0
|
3
|
3
|
5
(20%)
|
0
|
0
|
0
|
4
|
4
|
Total item
|
3
|
5
|
5
|
7
|
20
|
3)
Membuat kisi-kisi rekapitulasi
soal
Indikator
|
Aspek Kognitif
|
||||
C1
|
C2
|
C3
|
C4
|
Total item
|
|
1
|
1,3,9
|
2,7
|
...
|
...
|
5
|
2
|
...
|
11,16
|
...
|
...
|
2
|
3
|
...
|
4
|
5,6,8,10,18
|
...
|
6
|
4
|
...
|
...
|
...
|
12,19,20
|
3
|
5
|
...
|
...
|
...
|
13,14,15,17
|
4
|
Total item
|
3
|
5
|
5
|
7
|
20
|
2.
Rumusan soal
Kompetensi Dasar:
3.4 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan kecepatan
konstan (tetap) dan
gerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut penerapannya dalam
kehidupan sehari-hari misalnya keselamatan berlalu lintas.
Indikator:
1.
Mengetahui pengertian
istilah-istilah dalam gerak Lurus
2.
Menyebutkan ciri-ciri GLB dan
GLBB
3.
Meghitung perpindahan, jarak,
waktu, kecepatan dan kelajuan.
4.
Menganilis besaran dalam gerak
lurus dan hubungannya dalam kehidupan sehari-hari
5.
Menganalisi grafik GLB dan GLBB
Tujuan pembelajaran:
1.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu mendefinisikan benda bergerak.
2.
Setelah pembelajaran, peserta didik
diharapkan mampu membedakan kelajuan dan kecepatan.
3.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menyebutkan pengertian perpindahan.
4.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menjelaskan perpindahan dan kaitannya dalam kehidupan
sehari-hari.
5.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menghitung jarak tempuh sebuah benda dengan kecepatan
konstan.
6.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menghitung waktu tempuh sebuah benda dengan kecepatan
konstan.
7.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan dapat menerapkan konsep kelajuan dalam kehidupan sehari-hari.
8.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menghitung kecepatan rata-rata dari suatu benda yang
bergerak.
9.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menyebutkan pengertian perpindahan.
10.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menghitung percepatan suatu benda yang bergerak.
11.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menyebutkan ciri-ciri GLB.
12.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menggunakan konsep GLB dalam kehidupan sehari-hari.
13.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu membuat gerafik hubungan jarak dan waktu.
14.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu untuk membaca sebuah grafik.
15.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu untuk membaca sebuah grafik.
16.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menyebutkan ciri-ciri GLBB.
17.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu menganalisis grafik GLBB.
18.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu untuk menghitung jarak benda yang begerak dengan
percepatan konstan.
19.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu untuk mengerjakan soal GLLB yang berhubungan dengan
kehidupan sehari-hari.
20.
Setelah pembelajaran, peserta
didik diharapkan mampu untuk mengerjakan soal GLLB yang berhubungan dengan
kehidupan sehari-hari.
3.
Merakit
Soal
a.
Soal yang dianggap baik dapat
diterima
-
Nomor soal : 1,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20
b.
Soal yang kurang baik, tetapi
dapat direvisi
-
Nomor soal : 2,3
c.
Soal yang tidak baik ditolak
-
Tidak ada
4.
Analisa Butir Tes
a.
Validitas Instrumen
- Valid Sangat Tinggi :
-
- Valid Tinggi :
3,6,7,16
- Valid Sedang :
4
- Valid Rendah :
2
- Valid Sangat Rendah : 5,10,14,17
- Tidak Valid :
9,12,15
- Tidak Terdefenisi :
1,8,11,13,18,19,20
b.
Realibilitas Instrumen
-
Tidak Valid
c.
Tingkat Kesukaran Soal
- Soal Sangat Sukar : 2,17,18,19,20
- Soal Sukar : -
- Soal Sedang : 4,12,15
- Soal Mudah : 1,3,5,6,7,8,9,10,11,13,14,16
- Soal Sangat Mudah : -
d.
Daya Pembeda
- Sangat Baik :
4
- Baik : -
- Cukup : 2,16
- Tidak Baik : 1,3,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,17,18,19,20
5.
Seleksi Dan Perakitan Soal
Berdasarkan
hasil analisis butir soal, tidak ada satupun nomor soal yang memenuhi 4
kriteria yang telah ditentukan (kriteria
validitas minimal sedang, realibilitas minimal sedang, tingkat kesukaran soal
sedang, dan daya pembedanya minimal cukup). Jadi soal tersebut tidak dapat
digunakan untuk pengambilan data di lapangan sebenarnya karena realibilitasnya Tidak Valid.
6.
Kesimpulan
Setelah melakukan analisis terhadap kualitas
instrumen tes bentuk tes objektif mata
pelajaran Fisika dengan materi Gerak Lurus Beraturan dan Gerak Lurus Berubah
Bearturan di SMA Negeri 1 Tinambung dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil tes
tentang analisis instrumen adalah memiliki
kualitas nilai “Rendah”.
Hal ini ditunjukkan hasil penelitian yang telah dilakukan , terutama ditinjau oleh segi – segi
berikut.
Pertama ditinjau dari segi validitas itemnya ( 100% ) soal sesuai dengan
isi kurikulum, dari 20 butir soal tes bentuk pilihan ganda yang diselenggarakan
di SMAN 1 Tinambung, soal sebanyak 10 butir soal yang dinyatakan valid, 3 butir
soal yang dinyatakan tidak valid dan 7 butir soal yang tidak terdefenisi. Dari hasil analisis
dapat disimpulkan bahwa data tersebut
mempunyai validitas “rendah“. Dan dilihat dari segi realibilitas item,
diperoleh koefisien (r11) sebesar -2,34178305
dengan demikian bahwa tes tersebut mempunyai reliabilitas “Tidak Valid”.
Kedua dilihat dari segi tingkat kesukaran item, diperoleh informasi bahwa
pada tes tersebut terdapat 25% butir soal dalam kategori soal sangat sukar, 15%
butir soal sedang dan 60% yang termasuk dalam kategori mudah. Berdasarkan hasil
presentase tersebut dapat dinyatakan, bahwa tes tersebut mempunyai tingkat
kesukaran yang “Sedang”. Dan dilhat dari segi daya pembeda item tes,
berdasarkan hasil analisa terhadap daya
pembeda item tes dapat diperoleh informasi bahwa dalam tes tersebut
terdapat 85% butir soal memiliki daya pembeda tidak baik, 10% butir soal
memiliki daya pembeda cukup, 5% memiliki daya pembeda sangat baik. Berdasarkan
persentase tersebut dapat disimpulkan
bahwa daya pembeda tes tersebut mempunyai daya pembeda yang “Tidak baik”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar