Firefly Pointer Andromeda: LAPORAN HASIL ANALISIS PENGUJIAN INSTRUMEN TES
Manusia Hebat adalah manusia yang menghargai orang lain

Kamis, 17 Oktober 2019

LAPORAN HASIL ANALISIS PENGUJIAN INSTRUMEN TES


Tugas Individu
Mata Kuliah Asesmen Pembelajaran Fisika

LAPORAN HASIL ANALISIS PENGUJIAN INSTRUMEN TES







 MUHAMMAD NURKHALIS AGRIAWAN
H0417508
Kelas B



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS SULAWESI BARAT
2018


PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES
1.        Mengembangkan spesifikasi tes
Spesifikasi tes merupakan suatu uraian yang menunjukkan keseluruhan kualitas tes dan ciri-ciri yang harus dimiliki oleh tes yang akan dikembangkan. Pengembangan spesifikasi merupakan langkah awal yang menentukan dalam pengembangan perangkat tes, karena apa yang menentukan pada langkah-langkah berikutnya sudah dirancangkan dalam spesifikasi tes. Dalam mengembangkan spesifikasi tes kognitif, terdapat beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan, di antaranya:
a.    Subjek
Satuan Pendidikan      :           SMA NEGERI 1 TINAMBUNG
Kelas/Semester            :           X Mia 2/ Genap
b.    Tujuan
Tujuannya adalah untuk menguji validasi soal, rehabilitas soal, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal.
c.    Tipe soal
Tipe soal yang di buat dan di uji adalah tes obyektif (pilihan ganda).
d.   Materi
Geak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
e.    Jumlah soal
20 butir soal
f.     Kisi-kisi Tes
1)   Kisi-kisi Derajat Prioritas
KD
Indikator
Aspek Kognitif
C1
C2
C3
C4
3.4
1
3
3
2
2
2
1
3
2
3
3
1
1
3
3
4
1
1
2
3
5
0
1
1
3
Total
6
10
10
14
Perbandingan aspek pikir
Mengingat       : Memahami : Mengaplikasikan : Menganalisis
                   (C1)                  (C2)                     (C3)                       (C4)
            =          6          :          10          :            10               :          14
Bobot masig-masing aspek pikir adalah
-          Aspek mengingat             = (6/40) x 100% = 15%
-          Aspek memahami             = (10/40) x 100% = 25%
-          Aspek mengaplikasikan    = (10/40) x 100% = 25%
-          Aspek Menganalisis         = (14/40) x 100% = 35%
 100%

2)   Membuat kisi-kisi derajat prioritas untuk memperoleh jumlah soal setiap aspek pikir dan KI-KD
Indikator
Aspek Kognitif
C1
(15 %)
C2
(25 %)
C3
(25 %)
C4
(35 %)
Total item
1 (25%)
3
2
0
0
5
2 (10%)
0
2
0
0
2
3 (30%)
0
1
5
0
6
4 (15%)
0
0
0
3
3
5 (20%)
0
0
0
4
4
Total item
3
5
5
7
20

3)      Membuat kisi-kisi rekapitulasi soal
Indikator
Aspek Kognitif
C1
C2
C3
C4
Total item
1
1,3,9
2,7
...
...
5
2
...
11,16
...
...
2
3
...
4
5,6,8,10,18
...
6
4
...
...
...
12,19,20
3
5
...
...
...
13,14,15,17
4
Total item
3
5
5
7
20


2.      Rumusan soal
Kompetensi Dasar:
3.4 Menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus dengan kecepatan  konstan (tetap) dan gerak lurus dengan percepatan konstan (tetap) berikut penerapannya dalam kehidupan sehari-hari misalnya keselamatan berlalu lintas.
Indikator:
1.      Mengetahui pengertian istilah-istilah dalam gerak Lurus
2.      Menyebutkan ciri-ciri GLB dan GLBB
3.      Meghitung perpindahan, jarak, waktu, kecepatan dan kelajuan.
4.      Menganilis besaran dalam gerak lurus dan hubungannya dalam kehidupan sehari-hari
5.      Menganalisi grafik GLB dan GLBB

Tujuan pembelajaran:
1.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu mendefinisikan benda bergerak.
2.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu membedakan kelajuan dan kecepatan.
3.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menyebutkan pengertian perpindahan.
4.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan perpindahan dan kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.
5.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menghitung jarak tempuh sebuah benda dengan kecepatan konstan.
6.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menghitung waktu tempuh sebuah benda dengan kecepatan konstan.
7.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat menerapkan konsep kelajuan dalam kehidupan sehari-hari.
8.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menghitung kecepatan rata-rata dari suatu benda yang bergerak.
9.      Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menyebutkan pengertian perpindahan.
10.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menghitung percepatan suatu benda yang bergerak.
11.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menyebutkan ciri-ciri GLB.
12.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menggunakan konsep GLB dalam kehidupan sehari-hari.
13.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu membuat gerafik hubungan jarak dan waktu.
14.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu untuk membaca sebuah grafik.
15.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu untuk membaca sebuah grafik.
16.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menyebutkan ciri-ciri GLBB.
17.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menganalisis grafik GLBB.
18.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu untuk menghitung jarak benda yang begerak dengan percepatan konstan.
19.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu untuk mengerjakan soal GLLB yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
20.  Setelah pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu untuk mengerjakan soal GLLB yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.

3.        Merakit Soal
a.     Soal yang dianggap baik dapat diterima
-          Nomor soal : 1,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20
b.    Soal yang kurang baik, tetapi dapat direvisi
-          Nomor soal : 2,3
c.     Soal yang tidak baik ditolak
-          Tidak ada

4.        Analisa Butir Tes
a.    Validitas Instrumen
-       Valid Sangat Tinggi           : -
-       Valid Tinggi                       : 3,6,7,16
-       Valid Sedang                      : 4
-       Valid Rendah                     : 2
-       Valid Sangat Rendah         : 5,10,14,17
-       Tidak Valid                                    : 9,12,15
-       Tidak Terdefenisi               : 1,8,11,13,18,19,20
b.    Realibilitas Instrumen
-          Tidak Valid
c.    Tingkat Kesukaran Soal
-       Soal Sangat Sukar  : 2,17,18,19,20
-       Soal Sukar              : -
-       Soal Sedang            : 4,12,15
-       Soal Mudah                        : 1,3,5,6,7,8,9,10,11,13,14,16
-       Soal Sangat Mudah            : -
d.   Daya Pembeda
-       Sangat Baik                        : 4
-       Baik                        : -
-       Cukup                     : 2,16
-       Tidak Baik              : 1,3,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,17,18,19,20

5.        Seleksi Dan Perakitan Soal
Berdasarkan hasil analisis butir soal, tidak ada satupun nomor soal yang memenuhi 4 kriteria yang telah ditentukan (kriteria validitas minimal sedang, realibilitas minimal sedang, tingkat kesukaran soal sedang, dan daya pembedanya minimal cukup). Jadi soal tersebut tidak dapat digunakan untuk pengambilan data di lapangan sebenarnya karena realibilitasnya Tidak Valid.

6.        Kesimpulan
Setelah melakukan analisis terhadap kualitas instrumen tes bentuk  tes objektif mata pelajaran Fisika dengan materi Gerak Lurus Beraturan dan Gerak Lurus Berubah Bearturan di SMA Negeri 1 Tinambung dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil tes tentang analisis instrumen adalah memiliki  kualitas nilai “Rendah”. Hal ini ditunjukkan hasil penelitian yang telah dilakukan , terutama ditinjau oleh segi – segi berikut.
Pertama ditinjau dari segi validitas itemnya ( 100% ) soal sesuai dengan isi kurikulum, dari 20 butir soal tes bentuk pilihan ganda yang diselenggarakan di SMAN 1 Tinambung, soal sebanyak 10 butir soal yang dinyatakan valid, 3 butir soal yang dinyatakan tidak valid dan 7 butir soal yang tidak terdefenisi. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa data  tersebut mempunyai validitas “rendah“. Dan dilihat dari segi realibilitas item, diperoleh koefisien (r11) sebesar -2,34178305 dengan demikian bahwa tes tersebut mempunyai reliabilitas “Tidak Valid”.
Kedua dilihat dari segi tingkat kesukaran item, diperoleh informasi bahwa pada tes tersebut terdapat 25% butir soal dalam kategori soal sangat sukar, 15% butir soal sedang dan 60% yang termasuk dalam kategori mudah. Berdasarkan hasil presentase tersebut dapat dinyatakan, bahwa tes tersebut mempunyai tingkat kesukaran yang “Sedang”. Dan dilhat dari segi daya pembeda item tes, berdasarkan hasil analisa terhadap daya  pembeda item tes dapat diperoleh informasi bahwa dalam tes tersebut terdapat 85% butir soal memiliki daya pembeda tidak baik, 10% butir soal memiliki daya pembeda cukup, 5% memiliki daya pembeda sangat baik. Berdasarkan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa daya pembeda tes tersebut mempunyai daya pembeda yang “Tidak baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar