Aturan Angka Penting
Jumlah AP pada suatu bilangan sudah diatur sedemikian rupa. Berikut ini adalah aturan-aturannya:
- Semua angka bukan nol adalah angka penting. Contoh: 362,4 mempunyai 4 AP.
- Angka nol yang berada di antara angka bukan nol adalah angka penting. Contoh: 390,004 mempunyai 6 AP.
- Angka nol yang ada di sebelah kanan angka bukan nol adalah angka penting. Kecuali, jika diberi tanda khusus seperti garis bawah atau garis atas. Contoh: 435.000 mempunyai 6 angka penting sedangkan 435.000 mempunyai 4 AP.
- Angka nol di sebelah kiri angka bukan nol adalah bukan angka penting. Contoh: 0,00063 mempunyai 2 AP.
- Angka nol di sebelah kanan tanda desimal dan terletak setelah angka bukan nol adalah angka penting. Contoh: 45,000 mempunyai 5 angka penting dan 0,00004500 mempunyai 4 angka penting (angka nol sebelum angka 4 bukan angka penting berdasarkan aturan no.4 di atas)
Pada notasi ilmiah juga berlaku aturan yang sama dengan aturan di atas. Misalnya angka 1,3 × 10-4 terdapat 2 angka penting (bilangan 10-4 tidak dihitung). Jika penulisannya 1,30 × 10-4 terdapat 3 angka penting dan 1,300 × 10-4 terdapat 4 angka penting.
Aturan Pembulatan
Pembulatan artinya mengurangi atau menyederhanakan nilai bilangan ke nilai bilangan yang lebih sederhana dan paling mendekati.
Pembulatan ini memang akan mengurangi akurasi perhitungan, akan tetapi ini akan sangat memudahkan penghitungan.
| Aturan Pembulatan | Contoh |
| 1. Angka yang lebih besar dari 5 dibulatkan Ke atas | 65,78 dibulatkan menjadi 65,8 |
| 2. Angka yang kurang dari 5 dibulatkan ke bawah | 67,34 dibulatkan menjadi 67,3 |
| 3. Jika tepat angka lima maka dibulatkan ke atas jika bilangan sebelumnya ganjil dan dibulatkan ke bawah jika bilangan sebelumnya genap | 23,65 dilbulatkan menjadi 23,625,75 dilbulatkan menjadi 25,8 |
Operasi Hitung dalam Aturan Angka Penting
Operasi Penjumlahan dan Pengurangan dengan Aturan Angka Penting
Aturan angka penting dalam operasi penjumlahan dan pengurangan adalah hasil perhitungan hanya boleh mengandung satu angka taksiran.
Contoh:
a. Penjumlahan
678,234 cm – 21,76 cm = …cm
Karena hanya boleh ada satu angka taksiran, maka hasil perhitungannya dituliskan 699,99 cm (dibulatkan).
b. Pengurangan
613,9 cm – 45,64 cm = …cm
Karena hanya boleh ada satu angka taksiran, maka hasil perhitungannya dituliskan 568,3 cm (dibulatkan).
Operasi Perkalian dan Pembagian dengan Aturan Angka Penting
Aturan angka penting dalam operasi pembagian dan perkalian adalah hasil perhitungan mengandung jumlah angka penting sesuai dengan jumlah angka penting terkecil dari bilangan yang dikalikan.
Contoh:
a. Perkalian
34,231 kg x 0,25 =… kg
Karena jumlah angka penting terkecil adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 8,56 kg (dibulatkan).
b. Pembagian
46,532 kg x 200 =… kg
Karena jumlah angka penting terkecil adalah satu, maka hasil perhitungannya dituliskan 0,2 kg (dibulatkan).
Operasi Pangkat dan Penarikan Akar dengan Aturan Angka Penting
Aturan angka penting dalam operasi pangkat dan penarikan akar adalah hasil perhitungan mengandung jumlah angka penting sama dengan jumlah angka penting dari bilangan yang dipangkatkan atau diakarkan.
Contoh:
a. Perpangkatan
(2,45 cm)3 =…cm3
Karena jumlah angka penting dari bilangan yang dipangkatkan adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 14,7 cm3 (dibulatkan).
b. Penarikan Akar
Karena jumlah angka penting dari bilangan yang diakarkan adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 1,60 cm3 (ditambah angka nol).
Perkalian antara Bilangan Penting dan Bilangan Eksak
Aturan angka penting dalam operasi perkalian antara bilangan penting dengan bilangan eksak adalah hasil perhitungan mengandung jumlah angka penting sesuaidengan jumlah angka penting dari bilangan penting.
Contoh
12,5 kg x 15 =… kg
Karena jumlah angka penting dari bilangan penting adalah tiga, maka hasil perhitungannya dituliskan 188 kg (dibulatkan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar