Firefly Pointer Andromeda: Neil Amstrong
Manusia Hebat adalah manusia yang menghargai orang lain

Rabu, 16 Oktober 2019

Neil Amstrong


NEIL AMSTRONG

Neil Armstrong adalah anak pertama dari pasangan Viola Louise Engel dan Stephen Koenig Armstrong. Armstrong menyukai pesawat dan dunia penerbangan sejak orangtuanya mengajaknya mengunjungi sebuah pameran kedirgantaraan. Kecintaannya terhadap dunia kedirgantaraan semakin besar saat dirinya berusia enam tahun diajak sang ayah untuk pertama kalinya dalam sebuah penerbangan di Ohio. 

Sepuluh tahun berselang, tepat ketika hari ulang tahunnya yang ke-16, Armstrong menerima sertifikat sebagai siswa sekolah penerbangan. Armstrong sudah mulai terbang solo bahkan sebelum dia memiliki surat izin mengemudi Pada 1947, Armstrong melanjutkan pendidikan di Universitas Purdue, West Lafauette, Indiana dengan beasiswa dari Angkatan Laut AS dan mempelajari teknik penerbangan (aeronautical engineering). Saat pecah Perang Korea pada 1950, Armstrong turut dikerahkan ke garis depan. Pesawatnya sempat tertembak, namun Armstrong masih dapat menyelamatkan diri. Setelah perang usai, Armstrong melanjutkan pendidikannya hingga lulus pada 1955 dan direkrut oleh National Advisory Committee for Aeronautics atau NACA, cikal bakal NASA (National Aeronautics and Space Administration). Baca juga: NASA Galang Dana untuk Selamatkan Baju Neil Armstrong Selama berada di NACA, Neil Armstrong bertugas salah satunya sebagai pilot uji coba dan telah menguji hingga 200 model pesawat terbang berkecepatan tinggi, termasuk X-15 yang mampu menempuh kecepatan hingga lebih dari 6.000 kilometer per jam. Pada 1962, Armstrong resmi bergabung dalam program luar angkasa dan menjadi astronot. Dia ditugaskan dalam misi luar angkasa Gemini 8 sebagai pilot komando.   

Misi Gemini 8 adalah melakukan uji coba manuver pengaitan dua kendaraan di luar angkasa. Pada 16 Maret 1966, misi Gemini 8 berhasil meski sempat mengalami kendala teknis. Hasil misi Gemini 8 ini turut berperan dalam kesuksesan Apollo 11 ke bulan yang diberangkatkan pada 1969. Tepatnya pada 16 Juli 1969, misi pendaratan pesawat luar angkasa berawak pertama ke bulan, Apollo 11 diluncurkan dengan membawa tiga orang astronot, yakni Neil Armstrong, Edwin "Buzz" Aldrin, dan Michael Collins. Empat hari kemudian, misi luar angkasa Apollo 11 sukses mendaratkan pesawat modul bulan dengan membawa Armstrong dan Aldrin, sementara Collins menunggu di modul komando yang mengorbit bulan. Setelah mendarat di permukaan bulan, Armstrong sebagai pilot mendapat kehormatan untuk melangkah keluar dan menjejakkan kakinya untuk pertama kali di bulan, disusul oleh Adrian. Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Glenn Jr, Astronot AS Pertama yang Mengorbit Bumi Keduanya berada di bulan selama sekitar 2,5 jam, menempatkan instrumen ilmiah dan mengumpulkan sampel permukaan bulan, serta mengambil banyak foto. Setelah hampir 21 jam di permukaan bulan, Armstrong menerbangkan kembali modul bulan dan kembali bergabung dengan modul komando di orbit bulan sebelum memulai perjalanan kembali ke bumi pada 21 Juli. Perjalanan pulang dari orbit bulan kembali ke atmosfer bumi memakan waktu tiga hari dengan pendaratan di perairan Samudera Pasifik pada 24 Juli 1969.

Neil Armstrong dikenal sebagai astronot Amerika Serikat yang pertama kali menjejakkan kakinya di permukaan bulan pada 20 Juli 1969. Armstrong mendarat di bulan dalam misi Apollo 11 bersama dua rekan astronot lainnya, Michael Collins and Edwin "Buzz" Aldrin. Akan tetapi, sepanjang kisah hidupnya, Neil Armstrong juga pernah menjadi seorang pilot Angkatan Laut dan seorang pengajar di perguruan tinggi. Pemilik nama lengkap Neil Alden Armstrong ini lahir pada 5 Agustus 1930 di Wapakoneta, Ohio, AS.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar